LATAR BELAKANG MASALAH: BAB 1

BAB I
PENDAHULUAN
DALAM LATAR BELAKANG YANG PERLU DIURAIKAN ADALAH SEBAGAI BERIKUT:
1. KARYA SASTRA (NOVEL)
2. PENDEKATAN URAIKAN
3. CERITAKAN KEUUNGGULAN NOVEL TERSEBUT
4. AKHIRNYA KAMI MENGAMBIL JUDUL SKRIPSI......

CONTOH 
BAB 1
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Seperti halnya bentuk kesenian umumnya, sebuah karya sastra akan dihargai penikmatnya apabila karya tersebut mampu memberikan manfaat. Karya sastra mengandung unsur keindahan yang menimbulkan rasa senang, nikmat, terharu, bahagia, sedih, dan bahkan bisa membantu penikmatnya menemukan suatu kepuasan batin yang tidak mampu untuk diekspresikan.
Boulton (dalam Aminuddin, 2000:37) mengungkapkan bahwa cipta sastra, selain menyajikan nilai-nilai keindahan serta paparan peristiwa yang mampu memberikan kepuasan batin pembacanya, juga mengandung pandangan yang berhubungan dengan masalah keagamaan, filsafat, politik, maupun berbagai macam masalah yang berhubungan dengan kompleksitas kehidupan ini. Kedudukan dan manfaat karya sastra bukan hanya sekadar sebuah imajinasi, melainkan ekspresi pengalaman jiwa yang secara implisit dapat mempengaruhi, mendorong para penikmatnya agar terhanyut dalam alur yang dilukiskan oleh sastrawan melalui tulisan-tulisan yang penuh arti.
Abrams (dalam Nurgiyantoro, 2009: 2) mengungkapkan bahwa karya sastra pada dasarnya dibagi menjadi dua macam, yakni karya sastra yang bersifat fiksi dan karya sastra yang bersifat non fiksi. Karya sastra yang bersifat fiksi berupa novel, cerpen, essai, dan cerita rakyat, sedangkan karya sastra yang bersifat bersifat non fiksi berupa puisi, drama dan lagu.
Novel merupakan dunia dalam skala lebih besar dan kompleks, mencakup berbagai pengalaman kehidupan yang dipandang aktual, namun semuanya tetap saling terjalin. Novel menawarkan dunia yang padu, sastrawan sebagai anggota masyarakat tidak lepas dari tata masyarakat dan kebudayaan yang sangat berpengaruh dalam karya sastra atau tercermin dalam karya sastranya, sebab karya satra itu mencerminkan masyarakatnya.
Menurut Tarigan (1984:164) novel adalah suatu cerita prosa yang fiktif dalam panjang tertentu, yang melukiskan para tokoh, gerak serta adegan kehidupan yang nyata dalam suatu alur atau suatu keadaan yang agak kacau atau kusut, berarti di dalam sebuah novel berceritakan kisah nyata tentang suatu keadaan yang terjadi dalam masyarakat.
Pengalaman hidup yang dituangkan dalam karya sastra bukanlah pengalaman yang murni lagi, tetapi ada juga pengalaman pribadi pengarang yang dituangkan dalam karya sastra karena pengalaman hidup tersebut dapat berguna kelak bagi pembaca karya sastra tersebut. Pengalaman hidup tersebut sampai kepada pembaca sesudah melalui saringan pribadi pengarangnya. Umumnya yang disampaikan sastrawan adalah gambaran dirinya sendiri.
Adapun penelitian yang akan dibahas adalah sastra yang bersifat non fiksi yang mencerminkan kondisi kehidupan realita yang dituangkan dalam sebuah novel berjudul “Bunga-Bunga Kertas”, novel yang ditulis Khusnul Khotimah, menceritakan tentang kehidupan seorang tokoh bernama Bunga, tokoh bunga yang awal mulanya kagum terhadap sosok ayahnya, berubah langsung menguap menjadi kebencian ketika mendengar ayahnya mau
menikahi tante siska teman SMA nya. Bunga pun memilih pergi dari rumah untuk menenangkan diri. Bunga bertemu Mbak Hanum yang menolongnya, tapi justru musibah yang ia dapat, bunga diperkosa oleh Mas Ardi yaitu suami Mbak Hanum.
Belum usai luka di dalam hatinya Bunga kehilangan ibunya karena sakit. Dan akhirnya ayahnya dan tante Siska melakukan pernikahan. Tak sampai disini akibat kecelakaan ayah Bunga hilang ingatan dan tante Siska menguasai perusahaanya. Berdasarkan alasan di atas penulis tertarik menganalisis konflik batin tokoh utama dalam Novel Bunga-Bunga Kertas karya Khusnul Khotimah. Sehingga judul yang penulis angkat yakni “Analisis Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Bunga-Bunga Kertas Karya Khusnul Khotimah”.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :
1. Bagaimana id tokoh Bunga dalam novel Bunga-Bunga Kertas karya Khusnul Khotimah ?
2. Bagaimana ego tokoh Bunga dalam novel Bunga-Bunga Kertas karya Khusnul Khotimah ?
3. Bagaimana superego tokoh Bunga dalam novel Bunga-Bunga Kertas karya Khusnul Khotimah ?

C. Tujuan Penelitian
Setiap penelitian yang dilakukan tentu mempunyai tujuan yang ingin dicapai. Tujuan merupakan salah satu hal yang terpenting dalam sebuah penelitian. Dengan adanya tujuan tersebut arah penelitian akan semakin jelas, sehingga alur berfikir pun akan lebih jelas pula. Sesuai dengan latar belakang dan perumusan masalah, secara umum tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi psikologis tokoh Bunga yang terdapat dalam novel Bunga-Bunga Kertas karya Khusnul Khotimah.

D. Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi penulis, atau semua orang yang berkecimpung dalam bidang psikologi, yang tidak terlepas dari sastra Indonesia. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan sumbangan ilmu pengetahuan, membantu mengungkapkan psikologi tokoh utama dalam novel. Selain itu, manfaat yang lain diharapkan dapat dicapai atas disusunnya karya ilmiah ini.
Manfaat lain tersebut meliputi manfaat praktis dan manfaat teoretis :
1. Manfaat Praktis
Secara praktis dengan penelitian ini diharapkan dapat membantu pembaca untuk lebih memahami isi cerita dalam novel Bunga-Bunga Kertas, terutama kondisi ego tokoh bunga dan konflik yang dihadapi dengan seorang tokoh. Novel ini merupakan bekal dibidang penelitian yang berhubungan dengan analisis psikologi tokoh Bunga dalam novel Bunga-

Bunga Kertas karya Khusnul Khotimah. Manfaat bagi pembaca diharapkan mampu membantu mengungkapkan psikologi tokoh utama dalam novel yang lain untuk dikaji, dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menambahkan pengetahuan-pengetahuan yang lain dibidang psikologi, agar dalam analisis novel ini dapat menjadi lebih sempurna dan lebih bermanfaat bagi pembaca.
2. Manfaat Teoretis
Penelitian ini diharapkan mampu menambah wawasan dan memperkaya khazanah ilmu pengetahuan mengenai studi sastra Indonesia khususnya dengan pendekatan psikologi. Penelitian ini juga diharapkan mampu memberi sumbangan dalam teori sastra dan psikologi dalam mengungkapkan novel Bunga-Bunga Kertas karya . Disisi lain, berkaitan dengan sastra yang saat ini sedang berkembang, maka penelitian ini memperkaya kajian ilmiah sastra dari segi bahasa dan dapat dijadiakan sebagai rujukan karya ilmiah selanjutnya terkait dengan psikologi tokoh utama dalam novel.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ilmiah Teori dan Praktek

JUDUL PENELITIAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA